Kaum perempuan kerap diidentikan dengan kegiatan berbelanja. Apalagi
ketika ada tawaran diskon. Identitas itu terasa tampak makin lekat saja.
Begitu pun dengan hasil kuis yang coba kami lakukan bersama penerbit
buku “Bentang Pustaka” melalui media sosial.
Kuis itu ingin mencari tahu: apa saja “dosa” belanja para perempuan.
Dari respons jawaban, sebenarnya terlihat bahwa para perempuan sadar
akan kesalahannya, yaitu berbelanja yang kurang terkontrol. Namun mereka
tetap tak kuasa menahan hasrat untuk tetap melakukan kesalahan yang
sama lagi ketika pilihan berbelanja sudah di depan mata.
Hal ini
sebenarnya disebabkan oleh kurangnya pengendalian emosi ketika
berbelanja. Tidak hanya perempuan, tetapi juga para pria bisa menjadi
impulsif dengan memberikan alasan seperti “kapan lagi bisa berbelanja
barang diskon?” atau “sekali-kali ngga apa-apa lah berbelanja, gak
sering ini”. Serta beragam alasan lainnya.
Keuangan dan emosi
sangat berkaitan erat. Ketika kita tidak mampu mengendalikan emosi dalam
melakukan pengeluaran, maka keuangan kita pun bisa menjadi berantakan.
Selama
ini perempuan selalu dikatakan sebagai Menteri Keuangan dalam rumah
tangga. Tetapi pengertian “penguasa keuangan” di sini kebanyakan
hanyalah sebatas membayar tagihan atas pengeluaran rumah tangga,
membayar kebutuhan anak dan lain sebagainya Continue Reading...
Senin, 17 November 2014
Mengatur Rencana Keuangan Mengantar Anak Anda Kuliah
Perencanaan Keuangan
- Menikah dan membentuk keluarga masih menjadi mimpi sebagian besar
orang di Indonesia. Selain tuntutan psikis dan biologis, berkeluarga
juga telah menjadi tuntutan sosial di negeri ini. Maklumlah, posisi
keluarga dalam budaya masyarakat kita masih sangat diperhitungkan.
Indikasi paling kuat? Tengok saja setiap Lebaran tiba. Jutaan orang berjibaku mengerahkan tenaga, energi dan duit "hanya" untuk mudik memburu momentum berkumpul dengan keluarga besar.
Namun, seperti kita tahu, tiada pilihan tanpa konsekuensi. Pilihan menikah dan membentuk keluarga juga melahirkan sederet konsekuensi dan sederet tanggung jawab baru, yang bisa dibilang cukup berat. Pilihan memiliki anak, misalnya.
Menimang buah hati menjadi salah satu mimpi terbesar mereka yang menikah dan berkeluarga. Anak menjadi berkah tak terkira dan mampu mengubah drastis sisi kehidupan orangtua. Ibaratnya, nyawa pun rela diberikan demi kebahagiaan buah hati tercinta.
Anda tentu sepakat jika memiliki anak sama artinya memiliki tanggung jawab baru yang luarbiasa besar. Tanggung jawab mendidik dan membesarkannya sejatinya sudah melekat di saat janin mulai tumbuh di kandungan ibu.
Masalah sandang dan pangan serta papan mungkin bagi Anda sudah bukan persoalan. Namun, menjadi orangtua berarti harus mulai memikirkan tentang kebutuhan pendidikan si anak.
Mulai kapan sih idealnya menyiapkan dana pendidikan anak? Para perencana keuangan kebanyakan menyarankan agar para orang tua menyiapkan biaya sekolah anak sedini mungkin. "Idealnya sejak bayi masih dalam kandungan. Bahkan, bagi pasangan muda yang belum punya anak, bisa disiapkan sejak awal agar beban investasi bulanan lebih kecil," kata Prita Ghozie, perencana keuangan ZAP Finance.
Indikasi paling kuat? Tengok saja setiap Lebaran tiba. Jutaan orang berjibaku mengerahkan tenaga, energi dan duit "hanya" untuk mudik memburu momentum berkumpul dengan keluarga besar.
Namun, seperti kita tahu, tiada pilihan tanpa konsekuensi. Pilihan menikah dan membentuk keluarga juga melahirkan sederet konsekuensi dan sederet tanggung jawab baru, yang bisa dibilang cukup berat. Pilihan memiliki anak, misalnya.
Menimang buah hati menjadi salah satu mimpi terbesar mereka yang menikah dan berkeluarga. Anak menjadi berkah tak terkira dan mampu mengubah drastis sisi kehidupan orangtua. Ibaratnya, nyawa pun rela diberikan demi kebahagiaan buah hati tercinta.
Anda tentu sepakat jika memiliki anak sama artinya memiliki tanggung jawab baru yang luarbiasa besar. Tanggung jawab mendidik dan membesarkannya sejatinya sudah melekat di saat janin mulai tumbuh di kandungan ibu.
Masalah sandang dan pangan serta papan mungkin bagi Anda sudah bukan persoalan. Namun, menjadi orangtua berarti harus mulai memikirkan tentang kebutuhan pendidikan si anak.
Mulai kapan sih idealnya menyiapkan dana pendidikan anak? Para perencana keuangan kebanyakan menyarankan agar para orang tua menyiapkan biaya sekolah anak sedini mungkin. "Idealnya sejak bayi masih dalam kandungan. Bahkan, bagi pasangan muda yang belum punya anak, bisa disiapkan sejak awal agar beban investasi bulanan lebih kecil," kata Prita Ghozie, perencana keuangan ZAP Finance.
Tips Mempertahankan Bisnis di Tahun Pertama
Start-Up Bisnis
- Masa yang paling beresiko dalam sebuah bisnis adalah masa-masa awal
bisnis itu dijalankan. Di tahun pertama dan kedua, tiga dari sepuluh
startup bangkrut. Dalam lima tahun, lima dari sepuluh startup hanya
tinggal sejarah.
Seringkali, retailer yang baru dibuka menandatangani kontrak satu tahun. Mereka bertahan selama dua belas bulan sejak mereka diwajibkan membayar sewa sepanjang masa kontrak. Dan ketika waktunya telah berakhir, bisnis mereka mengering dan mereka harus gulung tikar.
Masa-masa awal adalah masa yang paling krusial untuk sebuah startup. Apakah bisnis ini dapat bertahan? Ataukah bisnis ini hanya akan menambah daftar panjang bisnis-bisnis kecil yang gulung tikar? Berikut ini ada lima langkah untuk mempertahankan bisnis Anda pada masa-masa awal.
1. Berbicara pada konsumen
Dalam sebuah bisnis, penelitian pasar merupakan hal yang penting. Dan tidak ada penelitian pasar yang lebih akurat selain berbicara langsung dengan konsumennya. Dengan melakukan penelitian pasar, sebuah startup dapat terhindar dari banyak masalah. Dengan melakukan penelitian pasar, Anda bisa mengetahui penawaran yang tepat untuk menarik konsumen, harga yang tepat, dan target pasar yang tepat.
2. Pilihlah lokasi yang tepat
Lokasi yang tepat tidak harus toko secara fisik, tapi alamat website yang tepat juga perlu diperhatikan dalam membangun sebuah startup. Apakah Anda memilih alamat website yang mudah diingat, atau Anda membuka toko di tempat yang ramai dilewati, pastikan tenpat usaha Anda berada di tempat yang tepat Continue Reading...
Seringkali, retailer yang baru dibuka menandatangani kontrak satu tahun. Mereka bertahan selama dua belas bulan sejak mereka diwajibkan membayar sewa sepanjang masa kontrak. Dan ketika waktunya telah berakhir, bisnis mereka mengering dan mereka harus gulung tikar.
Masa-masa awal adalah masa yang paling krusial untuk sebuah startup. Apakah bisnis ini dapat bertahan? Ataukah bisnis ini hanya akan menambah daftar panjang bisnis-bisnis kecil yang gulung tikar? Berikut ini ada lima langkah untuk mempertahankan bisnis Anda pada masa-masa awal.
1. Berbicara pada konsumen
Dalam sebuah bisnis, penelitian pasar merupakan hal yang penting. Dan tidak ada penelitian pasar yang lebih akurat selain berbicara langsung dengan konsumennya. Dengan melakukan penelitian pasar, sebuah startup dapat terhindar dari banyak masalah. Dengan melakukan penelitian pasar, Anda bisa mengetahui penawaran yang tepat untuk menarik konsumen, harga yang tepat, dan target pasar yang tepat.
2. Pilihlah lokasi yang tepat
Lokasi yang tepat tidak harus toko secara fisik, tapi alamat website yang tepat juga perlu diperhatikan dalam membangun sebuah startup. Apakah Anda memilih alamat website yang mudah diingat, atau Anda membuka toko di tempat yang ramai dilewati, pastikan tenpat usaha Anda berada di tempat yang tepat Continue Reading...
8 Tanda Bahaya Yang Tidak Perlu Anda Alami Saat Memiliki Kartu Kredit
Perencanaan Keuangan
- Terkadang, berhutang untuk tujuan yang tepat memang tidak dapat
disalahkan selama hutang tersebut tidak membahayakan kondisi finansial
Anda. Rasa sakit dari hancurnya kondisi keuangan masih tidak seberapa
dari rasa sakit jika kita menjadi bahan obrolan orang hanya karena
hutang di mana-mana yang nampaknya tidak mampu kita bayar, termasuk
hutang yang kita ciptakan dari memiliki kartu kredit. Hutang yang kurang
berhati-hati dapat menyebabkan rasa malu, hilangnya percaya diri dan
efek-efek lain yang lebih banyak menghantam mental kita daripada fisik
kita. Untuk menghindarinya, perhatikan tanda-tanda bahaya di bawah ini:
Tanda Bahaya 1
Beban kartu kredit Anda meningkat sementara penghasilan Anda sama atau bahkan menurun. Ketika hal ini terjadi berhentilah menggunakan kartu kredit Anda dan kelolalah uang dengan cara kas atau simpanlah uang di tabungan dan ambilah hanya saat diperlukan. Berkurangnya pendapatan akan sangat membuat Anda menderita jika tagihan dari kartu kredit ditambahkan ke dalamnya. Oleh karena itu, jangan melirik kartu kredit sampai penghasilan Anda stabil.
Tanda Bahaya 2
Anda tidak dapat membayar lebih dari saldo minimum Anda pada kartu debit. Ini adalah ketika Anda harus mulai jelas bahwa masalah kas telah dimulai. ini adalah waktu ketika Anda harus meninggalkan kartu kredit dan mencoba untuk melunasi semua hutang dengan manajemen keuangan yang bijaksana.
Tanda Bahaya 3
Anda menemukan diri Anda meminjam pada satu kartu pembayaran yang lain. Ini adalah pesan bahwa Anda memasukkan hutang yang diatur. Jadi ambil alih dan kendalikan semua biaya yang tidak perlu segera. Cobalah untuk melunasi hutang dari satu kartu dan hanya menggunakan satu kartu yang sebisanya juga hanya dalam keadaan darurat akut Continue Reading...
Tanda Bahaya 1
Beban kartu kredit Anda meningkat sementara penghasilan Anda sama atau bahkan menurun. Ketika hal ini terjadi berhentilah menggunakan kartu kredit Anda dan kelolalah uang dengan cara kas atau simpanlah uang di tabungan dan ambilah hanya saat diperlukan. Berkurangnya pendapatan akan sangat membuat Anda menderita jika tagihan dari kartu kredit ditambahkan ke dalamnya. Oleh karena itu, jangan melirik kartu kredit sampai penghasilan Anda stabil.
Tanda Bahaya 2
Anda tidak dapat membayar lebih dari saldo minimum Anda pada kartu debit. Ini adalah ketika Anda harus mulai jelas bahwa masalah kas telah dimulai. ini adalah waktu ketika Anda harus meninggalkan kartu kredit dan mencoba untuk melunasi semua hutang dengan manajemen keuangan yang bijaksana.
Tanda Bahaya 3
Anda menemukan diri Anda meminjam pada satu kartu pembayaran yang lain. Ini adalah pesan bahwa Anda memasukkan hutang yang diatur. Jadi ambil alih dan kendalikan semua biaya yang tidak perlu segera. Cobalah untuk melunasi hutang dari satu kartu dan hanya menggunakan satu kartu yang sebisanya juga hanya dalam keadaan darurat akut Continue Reading...
Investasi Emas Untuk Warisan Masa Depan
Investasi emas merupakan sebuah barang berharga yang saat
ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pemiliknya. Selain itu emas juga
dijadikan sebagai alat untuk mempopulerkan seseorang atas kekayaan yang
dimilikinya. Dengan cara mengumpulkan beberapa emas dan waktu ke waktu,
bahkan ada pula yang keluarganya dibelikan sebuah emas namun hanya
disimpan saja tapi tiap batangan emasnya ada yang dicetak khusus utnuk
anggota keluarga yang baru. Pencetakkan untuk anggota keluarga yang baru
ini merupakan hanya sebuah identitas yang nantinya bisa di jadikan
sebagai harta yang akan diwariskannya kepada keluarga yang
ditinggalkannya tentunya yang sudah di tetapkan pada tiap cetakan emas
tersebut. Seringkali emas dijadikan sebagai investasi untuk harta
peninggalan seseorang. Dalam hal ini adalah sebuah harta warisan biar
pembagiannya bisa merata dan adil.
Investasi emas yang demikian cukup bagus nantinya karena jika kita meninggal nanti bisa memberikan sebuah barang peninggalan yang cukup berharga dan tentunya tidak akan menjadikan perselisihan diantara ahli waris yang akan mendapatkan jatah masing-masing emas tersebut. Karena mempunyai ukuran yang sama Continue Reading...
Investasi emas yang demikian cukup bagus nantinya karena jika kita meninggal nanti bisa memberikan sebuah barang peninggalan yang cukup berharga dan tentunya tidak akan menjadikan perselisihan diantara ahli waris yang akan mendapatkan jatah masing-masing emas tersebut. Karena mempunyai ukuran yang sama Continue Reading...
Jumat, 14 November 2014
Tips Branding, Jadilah Berbeda!!
Start-Up Bisnis
- Inilah mengapa menjadi berbeda adalah strategi yang lebih baik
daripada menjadi “lebih baik” dalam bisnis. Sering kali yang berbeda,
dan belum tentu “lebih baik” dapat menjadi teknik branding efektif dan
model bisnis.Biasanya akan selalu ada seseorang yang “lebih baik” dari
Anda, cara terbaik untuk bersaing adalah di bidang yang berbeda.
Facebook tidak harus “lebih baik” dari Myspace, ia berbeda dan akhirnya menang. Spotify tidak harus “lebih baik” dari Pandora, ia berbeda dan telah menghancurkannya. Netflix tidak harus “lebih baik” dari sistem penyewaan film normal dan jaringan televisi sekarang, ia berbeda dan orang-orang memilihnya.
Jika Anda ingin membuka usaha pizza bersama di sebelah restoran bintang 5 yang telah memenangkan 2 bintang michelin, Anda tidak harus lebih baik (dan punya keberuntungan dalam mencoba). Jadilah yang berbeda. Mereka menyediakan makanan pembuka seharga $40, Anda menyediakan irisan seharga $4. Buatlah diri Anda menjadi otentik dan Anda dapat berhasil.
Pantau pesaing Anda dan temukan kesenjangan. Ini seperti apa yang telah dilakukan Samsung terhadap Apple. Anda tidak harus berjuang untuk kualitas, ambillah orang yang tidak peduli tentang apa yang ditawarkan oleh pesaing Anda. Laba keluar dari sistem kepercayaan. Beberapa orang tidak percaya dalam membayar $600 untuk telepon yang mereka percaya hanya sedikit diperbarui setiap 12 bulan. Itu sebabnya Samsung mengolok-olok orang-orang dan mengadopsi sebagian dari pasar lain dengan kampanye “hal besar berikutnya sudah ada di sini” Continue Reading...
Facebook tidak harus “lebih baik” dari Myspace, ia berbeda dan akhirnya menang. Spotify tidak harus “lebih baik” dari Pandora, ia berbeda dan telah menghancurkannya. Netflix tidak harus “lebih baik” dari sistem penyewaan film normal dan jaringan televisi sekarang, ia berbeda dan orang-orang memilihnya.
Jika Anda ingin membuka usaha pizza bersama di sebelah restoran bintang 5 yang telah memenangkan 2 bintang michelin, Anda tidak harus lebih baik (dan punya keberuntungan dalam mencoba). Jadilah yang berbeda. Mereka menyediakan makanan pembuka seharga $40, Anda menyediakan irisan seharga $4. Buatlah diri Anda menjadi otentik dan Anda dapat berhasil.
Pantau pesaing Anda dan temukan kesenjangan. Ini seperti apa yang telah dilakukan Samsung terhadap Apple. Anda tidak harus berjuang untuk kualitas, ambillah orang yang tidak peduli tentang apa yang ditawarkan oleh pesaing Anda. Laba keluar dari sistem kepercayaan. Beberapa orang tidak percaya dalam membayar $600 untuk telepon yang mereka percaya hanya sedikit diperbarui setiap 12 bulan. Itu sebabnya Samsung mengolok-olok orang-orang dan mengadopsi sebagian dari pasar lain dengan kampanye “hal besar berikutnya sudah ada di sini” Continue Reading...
10 Cara Mendiskusikan Uang dalam Pernikahan
Perencanaan Keuangan
- Berbicara tentang uang dalam pernikahan – dengan cara yang benar –
sangat penting. Pada kenyataannya, ketidaksepakatan keuangan adalah
salah satu penyebab utama perceraian di Amerika. Itu berarti jika Anda
dan pasangan bertengkar tentang uang, Anda tentunya tidak sendirian.
Berbicara dengan rasa hormat tentang uang tidak membuat masalah Anda hilang, tetapi itu memberikan Anda kesempatan untuk menyelesaikannya. Dengan latihan, Anda dapat menjadi komunikator uang yang hebat, dan menjadi semakin mampu mengendalikan keuangan sebagai pasangan.
Berikut adalah 10 saran berkomunikasi tentang uang:
Berbicara dengan rasa hormat tentang uang tidak membuat masalah Anda hilang, tetapi itu memberikan Anda kesempatan untuk menyelesaikannya. Dengan latihan, Anda dapat menjadi komunikator uang yang hebat, dan menjadi semakin mampu mengendalikan keuangan sebagai pasangan.
Berikut adalah 10 saran berkomunikasi tentang uang:
- Idealnya, mulailah berbicara tentang uang dan keuangan sebelum Anda menikah. Cari tahu sedikit tentang gol keuangan dan kebiasaan pengeluaran satu sama lain. Sekarang adalah waktunya untuk terbuka jika Anda punya utang, agar itu tidak menjadi kejutan tidak menyenangkan di kemudian hari.
- Cari tahu gaya belanja satu sama lain. Apakah salah satu dari Anda adalah orang yang sangat hemat yang selalu sulit mengeluarkan uang bahkan untuk hal-hal penting? Apakah salah satu dari Anda selalu kesulitan mengikuti anggaran? Bahaslah tentang bagaimana Anda dapat saling membantu.
- Bahaslah sikap Anda tentang uang. Apa nilai-nilai Anda tentang uang? Apakah cocok dengan pasangan Anda? Apakah kompromi dibutuhkan? Continue Reading...
Langganan:
Postingan (Atom)






