Senin, 12 Januari 2015

Tips Agar Asuransi Anda Optimal

Asuransi - Kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan boleh jadi makin melengkapi proteksi kesehatan Anda dan keluarga. Namun, harap maklum, program BPJS termasuk asuransi kesehatan dengan premi murah meriah bin merakyat. Alhasil, perlindungan yang diberikan oleh BPJS masih sebatas perlindungan dasar. Belum lagi dengan prosedur berobat yang cukup panjang sebagai syarat pengajuan klaim.

Jika Anda juga merasa layanan proteksi dari BPJS Kesehatan kurang memadai, tentu sah-sah saja jika hendak membeli polis asuransi kesehatan yang lain.

Satu hal yang jarang kita bahas adalah memanfaatkan unitlink untuk memenuhi kebutuhan proteksi kesehatan. Mungkin Anda termasuk orang yang lebih suka memilih asuransi murni dan investasi murni, ketimbang produk perkawinan keduanya.

Walau begitu, andaikata Anda tak tahan lagi menghadapi rayuan agen unitlink yang kebetulan sahabat atau saudara, produk hibrida ini bisa kita maksimalkan untuk memenuhi kebutuhan asuransi kesehatan. Pintar-pintarnya kita menemukan produk yang sesuai, ujar Eko Endarto, perencana keuangan Finansia Consulting.

3 P Dalam Memulai Bisnis. Apa Sajakah Itu?

Start-Up Bisnis - Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan ketika memulai bisnis. Faktor-faktor primer di antaranya adalah tiga "P" yaitu Plan (Merencanakan), Prepare (Mempersiapkan) dan Persist (Bertahan). Tiga hal ini adalah baku di mana tanpa salah satunya saja, Anda tidak dapat menjalankan bisnis secara langgeng dan akhirnya gulung tikar. Lho kok bisa ya, orang bisnisnya tidak perlu menggunakan tikar? Yah itu masih mending daripada tergulung ombak, hilang semua wkwkwkwk. Yang jelas pelajari baik-baik 3 P ini dan semoga bisnis Anda berkembang dan sukses. Silahkan disimak!

Merencanakan

Setelah Anda telah memilih sejumlah ide dari brainstorming untuk dasar bisnis Anda, mulailah untuk membuat rencana serangan. Ini memang mirip peperangan yang harus Anda menangkan. Daftar apa yang akan Anda butuhkan sebelum bisnis Anda dimulai. Biaya apa saja yang mungkin akan Anda keluarkan untuk membiayai proses realisasi? Faktor termasuk sewa, izin, utilitas, biaya hukum, lisensi, staf, persediaan, jaminan pemasaran, desain, software, mailing list, iklan dan banyak lagi. Dapatkan sebanyak yang Anda bisa di atas kertas dan tetapkan tenggat waktu untuk meraih hal-hal yang hendak dicapai. Ini akan memungkinkan Anda untuk mengevaluasi kecepatan Anda Continue Reading...

Jumat, 09 Januari 2015

Hati-Hati Jangan Sampai Karena Ikut Arisan Anda Malah Tekor

Perencanaan Keuangan - Siapa, sih, yang tidak tahu arisan? Terjemahan bebas arisan adalah kumpulan orang yang mengumpulkan uang secara teratur pada periode tertentu. Mudah sekali menemukan kumpulan orang yang menggelar kegiatan ini di Indonesia. Maklumlah, arisan ini bisa digelar mulai dari lingkungan tempat tinggal, keluarga, hingga di kantor.

Wajar saja, arisan menjadi semacam alasan bagi orang untuk kumpul-kumpul dan bertemu teman atau keluarga yang sehari-hari sulit ditemui. Yang diutamakan dalam arisan itu biasanya benefit sosialnya, yaitu untuk menjalin silaturahmi, sebut Mike Rini Sutikno, perencana keuangan dari MRE Financial & Business Advisory.

Bahkan, ada orang yang dalam satu periode bisa sampai mengikuti banyak arisan. Tentu saja, artinya dia juga harus mengeluarkan duit lebih banyak. Nah, kalau tak hati-hati, hal seperti ini bisa mengganggu perencanaan keuangan keluarga.

Menjalankan Bisnis Investasi Emas Semakin Mudah

Investasi emas sepertinya akan menjadi bisnis investasi dengan profit yang sudah pasti bisa diperhitungkan dan diprediksikan tidak akan membuat orang merasakan rugi. Mungkin jika melihat banyaknya pedagang emas yang kita jumpai dipasaran akan membuat kita merasa ingin memilikinya karena emas itu indah dan mempunyai nilai tinggi. Akan tetapi saat ini emas tidak hanya lagi dilirik orang karena bentuknya yang indah dan menawan, tapi kebanyakan orang saat ini melirik emas untuk dijadikan sebagai bisnis investasi yang dapat menghasilkan profit yang jauh lebih besar daripada hanya sekedar memilikinya dan dipergunakan untuk berhias diri saja. Dalam hal ini emas juga bisa dijadikan sebagai alat hedging. Hedging itu sendiri adalah sebuah cara untuk mengamankan dan mengurangi resiko yang telah diambil dan diputuskan oleh seseorang. Dalam kaitannya emas adalah hedging ini bisa digunakan untuk menyelamatkan harta sesorang yang mungkin karena adanya dampak inflasi maupun permasalahn ekonomi lainnya Continue Reading...

Apa Kegunaan Business Plan untuk Pelaku Bisnis?

Start-Up Bisnis - Sebenarnya apa guna dari business plan? Sekarang semua mahasiswa diwajibkan untuk bisa membuat sebuah business plan agar ketika lulus tidak kaget menghadapi dunia kerja. Lalu sebagai seorang pebisnis, Anda juga diwajibkan bisa membuat business plan. Tapi, sebelum itu Anda harus tahu apa sebenarnya kegunaan dari business plan.

Untuk mengawali sebuah bisnis

Jaman dahulu, business plan dibuat untuk mencari investor. Memang tujuan awal dari business plan adalah mencari sumber dana, tetapi sekarang setiap bisnis harus mempunya business plan. Kenapa? Karena Anda harus butuh suatu rencana dan strategi, dan didalam business plan tersebut sudah terdapat rencana dan strategi dari usaha Anda. Ingat, setiap perusahaan besar dimulai dari rencana dan strategi yang rinci.

Mencari sumber dana

Seperti dituliskan diawal, business plan dibuat untuk mendapatkan dana dari investor. Maka dari itu banyak business plan ditulis untuk memprediksi bagaimana bisnis akan berkembang di masa mendatang. Maka dari itu, Anda harus menulis business plan dengan rinci dan detail. Apakah bisnis yang akan Anda jalankan atau sudah Anda jalankan ini dapat berkembang dan menguntungkan bagi calon investor. Tulislah business plan semenarik dan sedetail mungkin untuk memikat para investor atau partner Anda Continue Reading...

Kamis, 08 Januari 2015

Kapankah Waktu yang Tepat Mengenalkan Uang Pada Buah Hati Anda

Perencanaan Keuangan - Sebagai orang tua terkadang kita bertanya-tanya, pada usia berapakah kita sebaiknya memperkenalkan uang pada si kecil. Banyak orang tua berpikir bahwa tidaklah perlu untuk terburu-buru memperkenalkan uang kepada si kecil dikarenakan kekuatiran akan pengaruh negatif dari uang sehingga bagi mereka cukuplah memberi si kecil uang saku untuk sekolah. Padahal pelajaran tentang pengelolaan keuangan tidaklah diajarkan secara formal di bangku sekolah. Si kecil hanya belajar tentang nominal mata uang di sekolahnya. Jadi praktis anak-anak akan belajar mengelola keuangan dari mencontoh kebiasaan sehari-hari di rumah. Itulah mengapa penting untuk mengenalkan uang serta mengajarkan si kecil tentang menggunakan uang dengan baik sejak dini. Tapi tentu saja pengenalan dan pelajaran yang kita berikan harus disesuaikan dengan usia serta dilakukan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Pastikan hal-hal yang kita kenalkan dan kita ajarkan adalah hal-hal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Di bawah ini ada beberapa ide yang bisa membantu Anda untuk mengenalkan serta mengajarkan si kecil tentang uang.

Memberi uang jajan

Kadang kita para orang tua mulai melakukan hal ini ketika anak-anak sudah cukup besar dengan pemikiran bahwa anak tersebut sudah bisa mengatur pengeluarannya. Tapi bagaimana dia akan bisa mengatur pengeluarannya jika tidak dibiasakan sedari dini. Akan sangat sulit bagi seorang anak untuk tiba-tiba menjadi pandai mengatur pengeluaran jika sedari kecil dia dibiasakan untuk meminta uang ketika dia menginginkan sesuatu. Oleh karena itu, memberi uang jajan adalah langkah dasar untuk mengenalkan serta mengajarkan mengelola keuangan pada si kecil. Mulailah dengan memberi uang jajan secara harian Continue Reading...

Pembagian Alokasi Biaya Pada Investasi Reksadana

Investasi Reksadana saat ini banyak yang mempertanyakan seberapa besar keuntungan yang didapatkan pada investasi ini. Biaya yang cukup besar kadang membuat kebanyakan orang cenderung untuk tidak memilih investasi reksadana untuk dijadikan sebagai investasi pilihan. Kebanyakan juga reksadana ini hanya bisa dilakukan oleh investor-investor kelas kakap atau orang yang memiliki perusahaan besar sehingga harus mengalokasikan pendapatannya melalui investasi seprerti reksadana ini yang juga kaitannya dengan keuntungan perusahaan jika yang dibeli adalah saham perusahaan. Investasi ini memang bisa dibilang tidak membutuhkan dana yang sedikit karena reksadana mempunyai alokasi biaya masing-masing yang rinciannya bisa kita ketahui agar nanti tidak menjadikan kesalahpahaman antar kita sebagai investor dan penjual reksadana.

Beberapa alokasi biaya pada investasi reksadana bisa dilihat dibawah ini :

A. Biaya yang menjadi beban reksa dana
- Imbalan jasa manajer investasi
- Imbalan jasa bank kustodian
- Biaya transaksi efek
- Imbalan jasa akuntan dan konsultan hukum
- Biaya pembuatan laporan keuangan
- Biaya pembaharuan & distribusi prospektus
- Biaya pengeluaran untuk keperluan mendesak demi kepentingan reksa dana
- Pembayaran pajak yang berkenaan dengan biaya-biaya tersebut di atas Continue Reading...