Rabu, 04 Maret 2015

Apa saja Yang Harus di Perhatikan Sebelum Ber-Investasi Properti

Investasi properti memang sepertinya sudah banyak yang menjalankannya namun banyak juga yang masih merasa belum menjumpai ‘dewi fortuna’ bagi yang sudah menjalankannya. Padahal jika diprediksi bisnis properti adalah sebuah bisnis yang cukup bagus untuk perkembangannya kedepan. Sepertinya ini menjadi salah satu catatan buat Anda yang mungkin saja baru mau menjalankan bisnis ini sekarang. Kira-kira apa saja hal-hal yang mungkin perlu diperhatikan sebelum menjalankan bisnis investasi properti ini, agar nantinya Anda bisa berjumpa dengan ‘dewi fortuna’ yang kebanyakan belum didapatkan orang-orang yang sudah terjun sebelumnya. Mungkin sebenarnya bukan masalah keberuntungan yang mempengaruhi tidak suksesnya Anda yang sudah menjalankan bisnis properti ini namun bisa jadi Anda belum melakukan beberapa langkah yang akan kami sebutkan dibawah ini.

- Memilih pengembang yang ternama, maksudnya adalah Anda memilih perumahan yang dibangun oleh pengembang yang sudah cukup dikenal dalam bisnis perumahan. jangan mudah terpengaruh kepada pengembang-pegembang yang masih baru dan menawarkan berbagai macam promonya Continue Reading...

Selasa, 03 Maret 2015

Tips Terhindar Dari Jerat Investasi Bodong

Penipuan Investasi - Sebuah data mencatat, dalam 12 tahun terakhir ini sekitar Rp 45 triliun dana raib karena terjebak penipuan investasi. Nah, agar tidak terjebak dengan tipuan investasi bodong, simak beberapa tips berikut ini.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun mencatat, hingga Maret 2014 terdapat sekitar 238 kasus investasi bodong. Salah satu contoh kasus penipuan investasi adalah koperasi langit biru yang terjadi pada 2012 lalu. Koperasi ini menggalang dana dari sekitar 115.000 nasabah hingga mencapai Rp 500 miliar. Padahal izin yang dimiliki hanya pengelolaan daging dan koperasi konsumsi.

Untuk mencegah kerugian konsumen, OJK telah menerapkan sanksi bagi pelaku penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Selain itu, OJK pun melengkapi pemahaman masyarakat akan investasi dengan beberapa tips berikut yang bisa Anda lakukan agar tidak terjebak investasi bodong: Continue Reading...

Cerdik dan Bijaksana Mencari Tambahan & Mengatur Keuangan

Perencanaan Keuangan - Kebutuhan hidup bulanan terpenuhi, tak punya cicilan utang, dan mempunyai alokasi dana untuk investasi, tentu menjadi dambaan sebagian besar orang. Untuk mewujudkan itu semua, jelas, pemasukan harus lebih gemuk dari hitung-hitungan pengeluaran. Bagi karyawan, baik swasta maupun pemerintah, kenaikan gaji menjadi jalan keluar yang diharapkan untuk memperbesar porsi pemasukan.

Perencana keuangan menyebut, idealnya kenaikan gaji setidaknya dua kali besaran inflasi tahun tersebut. Jadi jika prediksi inflasi tahun ini 4,5%, idealnya kenaikan gaji karyawan adalah 9%. Lantas apa yang harus dilakukan jika kenaikan gaji di bawah inflasi?

Jika perusahaan memang mentok tak bisa mengatrol kenaikan gaji sesuai inflasi, jangan buru-buru memutuskan pindah kerja. Masih ada pilihan lain: Anda mengatur ulang arus pemasukan dan pengeluaran. Pasalnya, mencari pekerjaan baru dengan harapan mendapatkan gaji lebih pun tak semudah membalikkan telapak tangan.

Evaluasi keuangan

Perencana keuangan dari One Consulting M. Andoko menyarankan agar Anda mengamankan keuangan dulu. Mau tak mau, Anda harus lebih mengencangkan ikat pinggang dan mengerem gaya hidup yang menguras finansial. Pengeluaran itu kontrolnya ada pada diri kita sendiri, katanya.
Pengeluaran yang bisa ditekan, misalnya, adalah biaya makan. Jika biasanya Anda membeli makan siang, tak ada salahnya, kini lebih sering membawa bekal sendiri.

Biaya transportasi juga bisa diperhitungkan untuk dikempiskan. Kalau biasanya ke kantor naik mobil sendiri, sekarang bisa bareng dengan teman sehingga biaya bensin dan tol bisa diatur bersama, kata Mike Rini Sutikno, perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi Continue Reading...

Senin, 02 Maret 2015

Pentingkah Testimonial Pelanggan Untuk Bisnis Anda??

Start-Up Bisnis - Jangan sekali-sekali memandang remeh testimonial. Apa itu testimonial? Testimonial adalah bukti atau konfirmasi yang diberikan oleh pelanggan dari sudut pandang mereka sendiri. Lalu apa guna testimonial sebenarnya? Bisnis atau perusahaan yang bagus adalah selalu menampilkan testimonial pelanggannya dan melakukan riset tentang bagaimana sebenarnya respon dari masyarakat. Lalu bagaimana cara Anda sebagai pebisnis untuk mengolah testimonial.

Buat tim sendiri

Buatlah tim sendiri untuk menangani testimonial pelanggan. Kenapa? Anda perlu fokus dalam menangani testimonial pelanggan ini, mulai dari meminta setiap testimoni penjualan atau mengolah testimonial. Anda akan merasa sangat terbantukan nantinya. Melalui testimonial dari para konsumen maka dapat mengangkat reputasi atau citra dari bisnis yang Anda jalankan.

Jangan memaksa pelanggan

Ini yang sangat penting, biasanya pelanggan akan memberikan testimoni sendiri tanpa disuruh jika merasa senang dengan produk atau layanan bisnis Anda. Tetapi ada konsumen yang merasa malas jika mengisi testimoni, walaupun mereka merasa puas. Jangan sekali-sekali memaksa konsumen, jika pada permintaan pertama konsumen tidak mau, jangan lagi dipaksa. Lalu, jangan sampai memaksa konsumen untuk menulis testimonial dengan bahasa khusus atau resmi. Semakin natural bahasa konsumen akan semakin baik Continue Reading...

Mengenal Istilah-Istilah Pada Investasi Reksadana

Investasi Reksadana - Setelah Anda berkenalan singkat dengan reksadana, yuk mengenal reksadana dengan lebih baik melalui berbagai kosakata seputar reksadana.

Jika Anda memutuskan untuk mencoba berinvestasi dengan reksadana, Anda akan menjumpai kata-kata berikut ini. Jadi, lebih baik bingung-bingung sekarang, kan??

Manajer Investasi

Adalah perusahaan yang mengelola dana yang terkumpul melalui reksadana. Manajer investasi ini bertanggung jawab atas semua kegiatan investasi, termasuk analisis dan pemilihan jenis investasi, pengambilan berbagai keputusan atas investasi tersebut, serta memonitor kondisi pasar. Seorang manajer investasi harus mendapatkan ijin dari Bapepam, dan atas jasanya ia akan membebankan biaya pada investor.

Bank Kustodian

Untuk menjamin profesionalitas dan kepercayaan investor, dana yang terkumpul tidak dipegang oleh manager investasi melainkan oleh bank kustodian. Dana ini disimpan pada bank kustodian, atas nama lembaga reksadana, dan diawasi pengelolaannya oleh bank kustodian. Artinya, setiap pengeluaran dana harus disertai dengan pembelian instrumen investasi. Karena itu, bank kustodian juga membebankan biaya custodian fee yang dipotong langsung dari “harga” reksadana, atau Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana tersebut Continue Reading...

Cara Gunakan Kartu Kredit Secara Pintar Agar Tidak Was-Was

Perencanaan Keuangan - Kartu kredit pertama kali digunakan di dunia menjelang pertengahan tahun 1940-an di Amerika Serikat. Kartu ini sendiri mulai menonjol dipergunakan di Indonesia mulai 1970-an. Seiring perkembangan penggunaan internet, kini banyak transaksi elektronik yang melibatkan kartu kredit.

Namun, keamanan transaksi elektronik kartu kredit belum terjamin hingga sekarang. Beberapa langkah perlu Anda terapkan agar rasa khawatir tidak menghantui setelah melakukan transaksi menggunakan kartu kredit.

Berikut kami berikan beberapa langkah agar Anda bebas waswas:

1. Miliki kartu kredit sesuai pendapatan

Asosiasi Kartu Kredit Indonesia menyatakan bahwa 265 ribu kartu kredit akan ditutup atau ditarik tahun ini terkait kebijakan pemerintah. Hal ini berkaitan dengan isu pendapatan pemegang kartu kredit.

Jika pendapatan Anda hanya sekitar Rp3-10 juta, pastikan Anda maksimal hanya memilik dua kartu kredit. Semakin sedikit jumlah kartu kredit, semakin mudah Anda memonitor transaksi. Sehingga apabila ada transaksi yang mencurigakan, Anda dapat segera melaporkannya ke bank.
Bagi Anda yang memiliki pendapatan di bawah Rp3 juta per bulan, kami tidak menganjurkan Anda untuk memiliki kartu kredit Continue Reading...

Kenapa Harus Memilih Investasi Emas?

Investasi emas memang telah menjadi sebuah pembicaraan public saat ini. Dimana semakin bertambahnya jumlah permintaan emas di perusahaan-perusahaan seperti antam mulia, Aneka Tambang maupun yang lainnya tersebut membuktikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap logam mulia emas ini cukup tinggi. Selain itu emas memiliki keunggulan berupa nilai jual yang semakin tinggi di tahun berikutnya. Ini yang menjadi acuan para investor untuk memilih emas, khususnya membeli emas batangan. Karena sejatinya emas batangan harganya jauh lebih stabil dan hampir sudah dipastikan tidak berubah dari awal anda membelinya, ini berbeda dengan jika anda membeli emas dalam bentuk perhiasan yang sudah ada pemotongan biaya pembuatannya sehingga otomatis harga jualnyapun menjadi berkurang Continue Reading...