Selasa, 04 November 2014

Membiasakan Diri Membandingkan Harga

Jika Anda sama seperti mereka yang memiliki masalah kendali pengeluaran pribadi atau rumah tangga, Anda harus menerapkan pendanaan yang ketat demi melihat semua tagihan Anda dapat diurus dengan baik setiap bulan. Setiap bulan mungkin hampir tidak ada uang tersisa yang dapat Anda habiskan sesuka Anda. Tentu, Anda kadang-kadang ingin membeli makan/minum di luar, namun sebagian besar uang Anda agaknya telah habis hanya untuk biaya-biaya rutin Anda tiap bulan.

Kami telah menemukan cara kecil namun sgnifikan yang dapat membantu memanipulasi pengeluaran Anda dan membuat Anda mampu memiliki uang untuk sekadar bersenang-senang tiap bulan. Apakah rahasia itu? Rahasia itu adalah pada membandingkan harga. Kata-kata yang tentunya sederhana dan tidak membutuhkan orang jenius untuk menafsirkannya. Namun, kebiasaan membuang uang dapat berubah drastis, sekali kita mau sedikit bersusah-susah membandingkan harga.

Salah satu area menguntungkan ketika Anda mau belajar membandingkan harga adalah dalam belanja grosir mingguan. Alih-alih masuk ke sembarang toko yang Anda pikir terdekat atau lebih nyaman, Anda dapat mulai mencari brosur penawaran untuk menentukan toko mana yang memberikan harga termurah untuk tiap item yang Anda butuhkan. Kami sendiri tiap minggu selalu membuat daftar dari item grosir yang kami butuhkan, kemudian kami membatasi membandingkan harga hanya pada item-item tersebut. Kami tidak membiarkan ketika pergi ke toko dan memenuhi keranjang belanja kami dengan apapun yang menarik perhatian kami. Tidak. Ini dapat membuat dompet kami semakin bolong. Oleh karena itu, kami  tetap berpaku pada daftar yang telah dibuat, dan membandingkan harga dengan cukup hati-hati. Luar biasa pengeluaran yang dapat diselamatkan dengan membeli item-item di toko-toko yang menawarkan harga terendah Continue Reading...

Senin, 03 November 2014

Hati-Hati!! Bisnis Keluarga Ternyata Beresiko

Berbisnis dengan keluarga seharusnya menjadi kegiatan menyenangkan mengingat Anda bebas berkomunikasi tanpa rasa canggung.

Sayangnya, bisnis keluarga ternyata dapat menjadi salah satu usaha paling berisiko hingga mampu memecah hubungan persaudaraan.

Mengutip laman Inc.com, pengusaha kawakan Norm Brodsky menyarankan agar para pengusaha tidak memulai bisnisnya bersama saudara kandung atau kerabat dekat lain.

Sebelum ikut menerjunkan diri pada bisnis keluarga, mantan CEO CitiStorage ini juga meminta pengusaha untuk memikirkan dampaknya matang-matang.

"Saya tidak pernah mulai bisnis bersama keluarga tapi mengajak adik ipar saya untuk terlibat. Tapi kami tidak sevisi dan akhirnya saya memecat dia," ujarnya.

Lantaran memecat suami adiknya, saudara perempuannya tak mau berbicara dengan dia satu patah katapun selama 20 tahun Continue Reading...

Waspada!! Selebriti pun Pernah Tergiur Investasi Bodong

Tergiur dengan untung yang besar, banyak orang akhirnya lengah dengan prinsip dasar berinvestasi, high risk high return.

Lupa akan prinsip dasar investasi tersebut ternyata juga dialami oleh beberapa selebriti papan atas. Karena, tergiur dengan hasil untung yang besar mereka malah tercebur ke dalam investasi bodong yang membobol uang mereka hingga miliaran rupiah.

Tanpa mengecek terlebih dahulu kekurangan dan kelebihan produk investasi, banyak selebriti yang langsung membenamkan modalnya. Tak sendiri, beberapa selebriti juga mengajak rekan-rekannya untuk berinvestasi.

Anda juga tentu masih ingat, perseteruan yang terjadi antara Ferdi Hasan dengan penasehat keuangannya yang membuat dia rugi hingga miliaran rupiah. Berikut empat selebriti Tanah Air yang pernah kena tipu investasi seperti dirangkum Liputan6.com

1. Annisa Bahar
Terkena tipu investasi, penyanyi dangdut Annisa Bahar bersama sejumlah rekannya pernah dikabarkan kehilangan uang hingga Rp 3 miliar. Uang miliaran rupiah itu dibenamkan Annisa di PT CSM Bintang dengan komisaris Sandy Tumiwa pada 2012.

Namun, investasi sebanyak itu tidak pernah diketahui keberadaannya hingga Anissa bersama beberapa orang rekannya melaporkan Shandy dan pengelola PT. CMS Bintang lainnya, Cici Kisung Dualif ke Polda Metro Jaya pada Juli 2012. Keduanya lantas dijadikan tersangka pada Januari tahun lalu.

Kasusnya kembali memanas pada pertengahan 2013, karena Annisa masih belum mendapatkan kembali uangnya.

Sementara itu, Tessa Kaunang yang kini tengah mengurus perceraian dengan Sandy Tumiwa sangat yakin, pria yang pernah menemani hidupnya ini tak bersalah dalam kasus tersebut.

2. Ferdi Hasan
Ingin untung malah buntung. Ungkapan tersebut pernah dialami pembawa acara kawakan Ferdi Hasan yang terperosok dalam kasus investasi bodong Continue Reading...

Tips Berhemat Saat Anda Memiliki Bayi

Memiliki bayi tentulah membawa kebahagiaan tersendiri bagi Anda dan keluarga. Tetapi Anda harus berhati-hati dalam mengatur pengeluaran Anda, jika tidak bisa-bisa Anda tidak memiliki tabungan untuk masa depan anak Anda.

Coba simak beberapa cara yang bisa membantu Anda mengatasi masalah ini. Cara Berhemat Saat Punya Bayi yang dikutip dari dompetpintar.com:

1. Utamakan ASI, susu formula hanya untuk pelengkap
Selain karena manfaat ASI yang luar biasa untuk membantu antibodi dan asupan gizi paling sempurna yang mudah diserap oleh bayi, juga untuk membentuk hubungan kasih sayang yang kuat antara ibu dan anak, dari segi ekonomis ASI juga akan membantu mengurangi pengeluaran untuk susu formula. Tentu tetaplah perlu berjaga-jaga membeli susu formula untuk saat-saat dimana sang ibu sedang sakit, atau hal-hal mendadak lainnya.

2. Buatlah makanan bayi sendiri di rumah
Memang banyak makanan bayi instan hasil keluaran pabrik yang ada di pasaran saat ini, namun jika dibandingkan dengan membuat makanan bayi sendiri di rumah, tentulah manfaatnya jauh lebih besar. Selain karena gizinya yang terjamin karena Anda bisa mengatur dan memonitor dengan baik, Anda juga menghindari asupan-asupan yang kurang baik bagi bayi, seperti misalnya bahan pengawet. Jika Anda bandingkan, membuat makanan bayi sendiri di rumah, pada akhirnya juga membawa manfaat tersendiri untuk dompet Anda Continue Reading...

Memasukkan Emas Dalam Portfolio Anda

Alokasi Aset Model Oxford menyarankan agar Anda tetap mengivestasikan 5% dari aset Anda dalam logam mulia. Dan meskipun kami telah sukses besar berinvestasi dalam saham emas individu tingkat internasional sekalipun seperti  Barrick Gold dengan keuntungan 61% , Newmont Mining dengan keuntungan 54%, dan Placer Dome dengan keuntungan 33%, sifat volatile saham emas dapat membuat sulit untuk terus mempertahankan saham individu. Jadi, kami telah menemukan cara yang lebih baik, dan metode yang ternyata lebih menguntungkan. Cara untuk memenuhi alokasi aset kami di logam mulia.

Hari-hari ini, kita banyak menggunakan reksa dana logam mulia atau exchange traded funds (ETFs). Sebagai contoh, kita memilih Logam Mulia Vanguard & dana pertambangan di Gone Fishin 'Portfolio (Apa sih gone fishin portfolio? Ini adalah portfolio yang diatur supaya seorang investor tidak harus selalu memeriksa investasinya sepanjang waktu.) Dana tersebut biasanya diinvestasikan  di setidaknya 80% dari keseluruhan aset di saham perusahaan logam mulia, terutama saham emas. Atau Anda dapat secara langsung berinvestasi hingga 20% dari seluruh  aset dalam emas, perak, atau bentuk-bentuk logam mulia batangan dan koin lainnya. Dan itu telah dilakukan sangat baik. Salah satu kekurangan dari Emas Vanguard & Reksa Dana Logam Mulia adalah bahwa kita harus mengalokasikan  investasi minimum $ 10.000. Ini relatif, apakah akan dikatakan nilai yang besar atau kecil, namun memang cukup besar jika dibandingkan investasi dalam mata uang asing yang dapat membuat kita berinvestasi hanya dengan uang $ 250. Dan bagi sebagian orang, jumlah tersebut  tidak cocok dengan model alokasi asset mereka. Jadi kami  memiliki rekomendasi yang berbeda untuk Anda sekarang Continue Reading...

6 Kunci untuk Memulai Bisnis yang Sukses

Maria Contreras-Sweet sering mendengar teman dan relasinya bersemangat untuk berhenti dari pekerjaannya untuk memulai membangun perusahaannya sendiri. Namun entrepreneur yang sukses dan pemilik bank biasanya akan menasihati mereka untuk menunggu. Maria menyarankan untuk melakukan riset selama masih bertahan di pekerjaan yang Anda geluti.

Maria sendiri adalah seorang mantan eksekutif perusahaan dan pernah sekali menjabat di pemerintahan selama lima belas tahun. Ia memulai agensi lembaga public miliknya sendiri dan menjabat sebagai sekretaris bisnis, perumahan, dan transportasi dalam administrasi California Government Gray Davis. Pada November 2006, ia memulai membangun Bank Promerica (singkatan dari Promise of America).

Selain itu juga ada beberapa saran lainnya dari Maria agar mengeksplorasi konsep bisnis dengan lebih berhati-hati. Berikut ada enam hal yang perlu diperhatikan dalam pengajuan konsep bisnis:
  1. Apakah konsep Anda unik? Semua Entrepreneur memulai sebagai ikan kecil di dalam kolam yang besar. Apabila Anda bermaksud untuk memulai suatu bisnis, coba tanyakan pertanyaan berikut ini : “Apakah ceruk (niche) Anda? Bagaimanakah Anda membedakan diri dengan yang lain? Inovasi apakah yang ditawarkan? Hal apa yang Anda perbaiki yang belum diperbaiki sampai saat ini?” Orang-orang mencari inovasi. Mereka mencari sesuatu yang berbeda, yang baru, sesuatu yang mutakhir. Sebaliknya, Anda hanya akan menemukan diri Anda sama saja dengan yang lainnya.
  2. Apakah Anda menemukan hambatan untuk masuk? Pertimbangkan orang lain dapat dengan mudah meniru usaha Anda. Bagaimana nasib Anda apabila ada orang lain yang mempunyai sumber daya pemasaran yang lebih dari Anda, meniru usaha Anda, dan membuat lebih besar? Pastikan Anda telah membuat trademark dan mendaftarkan usaha Anda secara legal. Apa yang dapat Anda lakukan untuk membuat produk Anda lebih spesial yang tidak dapat dilakukan orang lain?
  3. Pilih pasar yang sedang bertumbuh (emerging market). Di dalam kondisi perekonomian yang sedang bergejolak, Anda akan lebih suka berusaha dalam pasar yang sedang bertumbuh, dimana pasar tersebut memiliki potensial kelangsungan hidupnya lebih lama Continue Reading...

8 Alasan Memilih untuk Bekerja di Startup dibandingkan Menjadi Karyawan Corporate

Anda telah lulus dari kuliah, mendapatkan beberapa tawaran pekerjaan yang datang.  Anda mempunyai beberapa pilihan untuk menjadi karyawan dengan gaji yang tingggi.  Di sisi lain ada tawaran datang dari sebuah startup kecil. Anda telah melihat produk mereka, percaya dengan misi mereka, dan suka dengan pendekatan mereka, tetapi apakah Anda akan mengambil resiko dengan bekerja pada startup atau mendapatkan bayaran yang baik dan keuntungan yang baik di perusahaan.
Dibawah ini 8 alasan  mengapa Anda seharusnya terjun dalam dunia startup yang ditulis oleh Kerrin Sheldon, penulis, fotografer, pembuat film dan konten manajer Wanderfly, sebuah startup travel recommendation.

1. Anda akan mempunyai tanggung jawab lebih.
Bekerja dalam startup berarti Anda adalah bagian dari tim yang kecil. Karena tim yang kecil, ada kemungkinan tidak ada orang yang mempunyai skill yang sejenis dengan Anda, pendekatan masalah yang sama dengan Anda lakukan dan Anda pikirkan.

Ketika saya gabung dengan Wanderfly, tim intinya sudah terbentuk, dengan  direktur business development, marketing, dan bagian produksi. Bagaimanapun, lulus dengan gelar  penulis dan pengalaman bekerja. Saya diterima bergabung dengan Wanderfly sebagai penulis, adventure, dan manager content untuk memastikan mereka memberi suara dan arahan untuk bidang travel. Setelah beberapa minggu, saya menjadi orang yang mempunyai hak khusus menulis, mengedit, dan blogging.  Setelah beberapa minggu kemudian, Saya menjadi bagian content management. Tanggung jawab saya untuk pemenuhan konten dan peningkatan manajemen. Saya dituntut untuk lebih bermanfaat, lebih dipercaya, dan lebih produktif dibanding project lain selama saya berada di sekolah. Di perusahaan yang lebih besar, Saya tidak diberi kesempatan yang sama di perusahaan tempat saya bekerja. Apakah saya bagian terpenting dari tim? Tentu saja tidak. Tetapi saya bagian dari tim Continue Reading...