Rabu, 02 Juli 2014

Menikmati Euforia Gaji Pertama Tanpa Melupakan Hari Esok

Euforia memiliki penghasilan sendiri untuk pertama kali kerap membikin orang lupa daratan. Penghasilan sering habis untuk memuaskan hasrat hura-hura saja. Menikmati hasil kerja keras dengan berlaku konsumtif boleh sepanjang tahu batas. Yuk, mengatur penghasilan perdana agar performa kocek di masa depan selalu sehat.

Setelah menuntaskan pendidikan tinggi, fase hidup seseorang biasanya dilanjutkan dengan pengalaman mencicipi kerja pertama kali. Ingatkah Anda rasa menerima gaji pertama? Pasti sungguh spesial dan tak terlupakan.

Banyak orang pasti sepakat, produktif secara finansial memberikan perasaan aman dan berdaya. Nah, masih ingat jugakah Anda untuk apa penghasilan pertama Anda habiskan dahulu? “Saya habiskan untuk traktir keluarga dan teman-teman, lalu berbelanja barang-barang yang selama ini saya idamkan,” cerita Wuri, first jobber di sebuah bank swasta di Jakarta Selatan.

Wuri mengaku tidak menyisihkan gaji perdananya untuk tabungan. Dia berpikir karena itu gaji pertama maka sah-sah saja dia manfaatkan sepenuhnya untuk selebrasi nan konsumtif. “Nanti, kan, ada gaji bulan selanjutnya,” kata dia.  Continue Reading...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar