Jumat, 20 Februari 2015

Ingin Berutang?? Pilih yang Tepat Agar Anda Tidak Tercekik Imbasnya

Perencanaan Keuangan - Penghasilan yang kita peroleh seringkali tidak memadai untuk mencukupi suatu keperluan yang kita rencanakan. Atau, kondisi darurat kadang memaksa kita untuk mencari sumber dana alternatif.

Salah satunya, utang. Dengan cara ini dana tunai yang Anda perlukan akan diperoleh dengan cepat. "Kalau memang tidak mendesak, sebaiknya memang jangan berutang," saran Lisa Soemarto, Perencana Keuangan dari Akbar's Financial Check'up.

Jika terpaksa berutang sebaiknya jangan melakukan langkah gegabah. "Plafon kredit tidak menjadi masalah, tapi yang harus perhatikan itu kemampuan bayar Anda," kata Prita Hapsari Ghozie, Chief Financial Planner Zap Finance.

Prita mengatakan, cicilan utang maksimal 30% dari pendapatan. "Ini total utang, ya, hitungan utangnya jangan hanya kredit pemilikan rumah (KPR), tapi semua beban utang yang kita tanggung, misalnya kartu kredit dan cicilan motor," jelasnya. Nah, selanjutnya, tentukan instrumen utang seperti apa yang Anda butuhkan.

Untuk keperluan rumah tangga, ada beberapa instrumen utang yang bisa digunakan, yaitu KPR, KPM (kredit pemilikan mobil), kartu kredit, gadai, dan KTA (kredit tanpa agunan). Yuk, kita simak masing-masing instrumen utang ini Continue Reading...

1 komentar:

  1. Asuransi jiwa merupakan aspek penting dari kehidupan semua orang dan termasuk ke dalam investasi. pojokinvestasi.com

    BalasHapus