Senin, 22 September 2014

Gunakan Amplop untuk Mengatur Anggaran Keuangan Anda

Ini tidak ada hubungannya dengan pejabat yang "diamplopi" yang harus diberantas sampai tuntas supaya negara kita menjadi negara yang makmur secara merata, bukan hanya di bagian atas saja. Namun artikel ini mencoba membantu rumah tangga Anda supaya lebih sejahtera sehingga Anda tidak perlu kelabakan di akhir bulan karena persediaan uang menipis bahkan mungkin sudah amblas padahal hari gajian masih seminggu lagi. Dengan menerapkan saran-saran di bawah ini Anda mungkin terhindar dari kembang kempisnya nasib pegawai negeri.

Pertama-tama sediakan beberapa amplop dan beri nama masing-masing amplop itu, misalnya amplop "Kebutuhan Dapur," atau amplop "Bensin," semua menurut keperluan Anda selama sebulan itu.


Makanan
Ini merupakan kebutuhan pokok, yang mungkin memakan satu perempat dari seluruh penghasilan Anda. Kita biasanya menyebutnya uang dapur, Anda boleh tidak membayar sewa rumah (paling-paling Anda didenda bila baru satu kali menunggak), Anda boleh tidak membeli bensin (masih ada bus kota yang lebih murah), tetapi kebutuhan perut tidak bisa ditunda, terutama jika Anda mempunyai anak-anak yang masih kecil. Karena itu amplop untuk uang dapur harus dinomorsatukan sebelum Anda membagi gaji Anda ke amplop-amplop lainnya. Bukan berarti Anda menyediakan uang untuk makan secara berlebihan dan juga tidak termasuk makan di luar, namun termasuk makanan yang Anda bawa ke kantor Continue Reading...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar