Selasa, 06 Januari 2015

Rumah Baru, Jangan Tambah Utang Baru!!

Perencanaan Keuangan - Rumah baru, semangat baru. Anda tentu ingin sekaligus mengisi istana baru Anda dengan berbagai peralatan elektronik yang baru pula. Perlu Anda ketahui properti adalah induk dari semua produk konsumsi lainnya. Saat membangun rumah maka permintaan terhadap produk-produk lain seperti alat elektronik, furnitur,  hingga aneka peralatan rumah tangga, semuanya datang menyusul.

Kabar baiknya, sekarang ini banyak tersedia layanan kredit lunak. Hanya dengan modal fotokopi KTP, Anda bisa membawa pulang berbagai barang pengisi rumah. Kemudahan ini yang membuat banyak orang menjadi euphoria dan kalap memborong pelbagai peralatan rumah tangga. Kabar buruknya, tunggakan cicilan aneka barang tersebut justru menambah beban pengeluaran. Apalagi jika cicilan rumah baru juga belum lunas. Pengeluaran jadi makin berlipat-lipat. Aduh, harus bagaimana?


“Lebih baik menunda membeli,” ujar Teguh, Financial Planner dari QM Financial. Menurut Teguh keinginan kredit barang rumah tangga tak hanya terjadi pada ibu-ibu. “Bapak-Bapak juga suka kalap kok. Apalagi elektronik. Kecanggihan teknologi membuat Bapak-Bapak sulit mengerem keinginan belanja,” katanya.

Barang elektronik, lanjutnya, tidak memiliki kemungkinan harga naik. Setelah keluar dari toko barang elektonik langsung menjadi barang bekas sehingga nilainya langsung turun. Sebaliknya, jika dibeli dengan kredit, harga barang elektronik malah menjadi naik karena ada beban biaya administrasi dan bunga yang harus dibayar Continue Reading...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar